Situs Batu Kalde Cagar Alam Pangandaran

- 30 Desember 2020, 17:49 WIB
Situs Batu Kalde Cagar Alam Pangandaran
Situs Batu Kalde Cagar Alam Pangandaran /Instagram @aldinurfadilahh/
PRIANGANTIMURNEWS- Situs Batu Kalde terletak di Kawasan Taman Wisata Alam/Cagar Alam (TWA/CA) Pangandaran, Jawa Barat. 
 
Situs Batu Kalde setelah diteliti diasumsikan sebagai sebuah bangunan candi yang digunakan sebagai ritual keagamaan Hindu dari masa Kerajaan Sunda.
 
Menurut Prof. Agus Aris Munandar, struktur yang ada di situs Batu Kalde dapat dijumpai juga di percandian di Jawa Tengah, yakni Candi Kimpulan, Candi Gunung Sari, dan Candi Gunung Wukir yang dihubungkan dengan Prasasti Canggal tahun 732 M.
 
 
Di dalam situs Batu Kalde terdapat beberapa fragmen dan struktur candi dengan bahan dasar berasal dari batuan kapur diantaranya:
 
Arca Nandi
 
Arca nandi adalah nama yang dikenal untuk menyebut arca lembu atau sapi yang tengah duduk “njerum”, dengan melipat keempat kakinya. Nandi adalah wahana (kendaraan) Dewa Siwa sehingga keberadaan nandi dapat diartikan dengan keberadaan Dewa Siwa di suatu tempat.
 
Nandi yang terdapat di situs batu kalde, sering disebut juga oleh masyarakat setempat sebagai batu kalde karena mirip dengan keledai.  Yoni
 
Yoni merupakan perwujudan atau lambang kesuburan yang mewakili unsur perempuan. Yoni biasanya berpasangan dengan lingga agar dapat memberikan kesuburan dan kemakmuran.
 
Yoni pada umumnya ditemukan di candi dengan latar belakang agama hindu, bentuk yoni beragam dengan bahan yang beragam pula. Yoni memiliki cerat yang berguna untuk mengalirkan air suci yang telah mengguyur lingga atau arca yang diletakkan diatasnya. 
Umpak
 
Batu umpak yang terdapat di situs Batu Kalde terbuat dari bahan batuan sedimen (batu kapur), secara umum bentuknya bulat.
 
Lapik Padma
 
Fragmen batu belum diketahui namanya (unidentified) batu terletak diantara arca nandi atau yoni.
 
Banyak dugaan mengenai batu tersebut merupakan dasar kemuncak candi atau lingga yang terbalik mengingat letaknya dekat dengan yoni atau dugaan ketiga bahwa batu ini merupakan batu altar.
 
Batu altar sebagaimana diketahui memiliki beberapa variasi bentuk yang berfungsi untuk meletakkan persembahan atau arca yang akan dijadikan sesembahan.*** Berbagai Sumber

Editor: Agus Kusnadi


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x