Awas, Bahaya Penyakit Kencing Tikus Mengancam, Warga Diminta Waspada

- 9 Maret 2023, 21:59 WIB
Ilustrasi penyakit kencing tikus atau Leptospirosis yang pada musim hujan ini mengancam warga
Ilustrasi penyakit kencing tikus atau Leptospirosis yang pada musim hujan ini mengancam warga /Alexa/Pixabay

PRIANGANTIMURNEWS - Pada musim hujan selain banjir, ada juga acakan penyakit kencing tikus.

Karena itu pada mus hujan, warga diminta untuk waspada terhadap penyakit kencing tikus tersebut.

Imbauan ini juga disampaikan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meminta warga di berbagai wilayah di Cianjur, waspada terhadap penularan penyakit kencing tikus atau leptospirosis.

Baca Juga: Bulan Sutena Foto Barenag Athalla Naufal, Netizen: Perjodohan Dimulai

Kewaspadaan perlu dilakukan karena penyakit kencing tikus atau leptospirosis sedang mewabah di sejumlah wilayah Indonesia.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Cianjur, dr Frida Laila Yahya, mengatakan meski belum ditemukan kasus penyakit tersebut menimpa warga Cianjur, namun warga diimbau menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

"Mulai dari kebersihan rumah dan lingkungan, terutama di area yang berpotensi menjadi sarang tikus. Warga juga diminta memakai sarung tangan saat berhadapan dengan hewan agar kulit terhindar dari kotoran hewan yang banyak mengandung bakteri penyebab penyakit," katanya Kamis 8 Maret 2023.

Baca Juga: 2 Puisi Indah Bertema Edelweis Sang Bunga Abadi Perlambang Cinta Sejati

Frida menjelaskan saat ini di Cianjur curah hujan masih tinggi, sehingga rawan terjadi penularan bakteri leptospirosis yang dapat menular melalui air atau genangan air, termasuk melalui hewan tikus.

Mereka yang terpapar penyakit tersebut akan merasakan sejumlah gejala seperti demam, mata merah, sakit kepala, panas dingin, nyeri otot, sakit perut, mual dan muntah, diare, kulit atau mata menguning dan ruam, bahkan dapat menyebabkan kematian.

Halaman:

Editor: Muh Romli

Sumber: Antara


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah