Usut Tuntas Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Umat Oleh ACT

- 5 Juli 2022, 21:51 WIB
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad     Anggota DPR RI Sufmi Dasco Ahmad minta Polri mengusut tuntas dugaan penyelewengan dana ACT
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad Anggota DPR RI Sufmi Dasco Ahmad minta Polri mengusut tuntas dugaan penyelewengan dana ACT /Antara/

PRIANGANTIMURNEWS- Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) meminta Polri mengusut tuntas kasus dugaan penyelewengan dana umat oleh organisasi sosial Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, dia mengaku prihatin dengan adanya penyelewengan dana umat, karena masyarakat yang menyumbang tentu berharap dananya dipergunakan secara baik.

"Tidak cuma ACT, kalau ada penyelewengan dana umat, tentu kami prihatin dan harus di usut tuntas. Karena masyarakat yang menyumbang itu berharap dana digunakan secara maksimal untuk kepentingan yang memerlukan," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa 5 Juli 2022 seperti dikutip priangantimurnews.com dari antaranews.com.

Baca Juga: Cara Download Video Tiktok Tanpa Watermark, Mudah dan Gratis

Dengan demikian, Dasco mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk menindak tegas dugaan penyelewengan dana umat.

"Komisi III DPR akan ikut mengawasi jalannya penegakan hukum yang dilakukan pihak kepolisian dalam mengusut kasus tersebut," kata politisi Gerindra ini.

Dia juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait kasus tersebut serta menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum (APH).

Baca Juga: KASUS SUBANG TERKINI, Satu Persatu Kebohongan Danu Terungkap, Makin Terpojokan Sebagai Pelaku!

"Kami juga menghimbau kepada masyarakat jangan berspekulasi terkait kasus ini, serahkan saja kepada aparat penegak hukum. Kami meminta aparat hukum untuk mengusut tuntas kasus ini," ujarnya.

Dasco menegaskan audit terhadap ACT otomatis dilakukan dalam kasus dugaan penyelewengan dana publik tersebut.

Halaman:

Editor: Muh Romli

Sumber: Antara


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x