JANGAN BUBARKAN PKI! Inilah Alasan Kenapa Presiden Soekarno Menolak Membubarkan PKI!

- 21 September 2022, 21:50 WIB
Potret Ir. Soekarno  dan Perdana Menteri Uni Soviet Nikita Khruchev
Potret Ir. Soekarno dan Perdana Menteri Uni Soviet Nikita Khruchev /Instagram @bungkarno_/

PRIANGANTIMURNEWS - Sesungguhnya Presiden Ir. Soekarno dapat membubarkan PKI akan tetapi hal itu tidak dilakukan oleh Bung Karno.

Lalu Apa alasan Soekarno tidak membubarkan PKI pada waktu itu terjadinya tragedi gerakan malam jahanam 30 September 1965.

Itu sesudah Letnan Kolonel untung mengumunkan pembentukan dewan revolusi melalui RRI di Jakarta Barat tanggal 1 Oktober 1965 pagi hari maka petinggi ABRI dan beberapa tokoh sudah mengendus telah terjadi kudeta yang dilaksanakan oleh pasukan Cakrabirawa yang mana PKI tertuduh sebagai dalang dalam gerakan tersebut.

Dikutip priangantimurnews.com dari Youtube Matahatipemuda, Amarah rakyat mulai berkecamuk ketika kemudian diketahui enam orang Jenderal dan satu perwira telah diculik dan kemudian dibunuh di Lubang Buaya oleh pelaku kudeta yang kemudian diberi nama gerakan 30 September atau G30S PKI.

Baca Juga: Gurunya Gus Dur! Inilah Kisah Perjalanan dan Karomah Abah Anom Hingga Berperan Dalam Perjuangan NKRI!

Sesudah pemakaman enam orang Jenderal dan satu perwira pertama pada tanggal 5 Oktober 1965 dengan amunisi kemarahan masyarakat mulai mengumandangkan tuntutan agar PKI dibubarkan.

Berita tersebar bahwa PKI merupakan dalang dari pada gerakan tersebut otomatis ada dendam sebagian masyarakat terhadap PKI dengan cara menuntut untuk membubarkan PKI dendam terhadap partai pimpinan DN Aidit itu sudah lama tersimpan.

Bahkan ada yang telah menyimpannya di dalam hati sejak berontakan Madiun pada tahun 1948 yang dipimpin oleh Munawar kantor-kantor PKI dan organisasi.

Mulai diserbu bahkan dibakar oleh massa unjuk rasa massa ini tidak hanya di Jakarta saja tetapi juga terjadi hampir di seluruh kecamatan di negeri ini walaupun tuntutan pembubaran PKI telah dikumandangkan dan korban di pihak PKI juga Mulai berjatuhan.

Halaman:

Editor: Galih Cipta Nugraha

Sumber: Youtube Matahati Pemuda


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x