Polri: PTDH Ferdy Sambo Langkah Tegas dan Komitmen Usut Tuntas Kasus Brigadir J

- 23 September 2022, 06:52 WIB
Polri menegaskan pemecatan tidak hornat terhadap Ferdy Sambo atas kasus penembakan terhadap Brigadir J
Polri menegaskan pemecatan tidak hornat terhadap Ferdy Sambo atas kasus penembakan terhadap Brigadir J /HUMAS POLRI/

PRIANGANTIMURNEWS- Polri menegaskan bahwa sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap Ferdy Sambo di kasus penembakan Brigadir J merupakan langkah tegas dan komitmen yang digaungkan sejak awal.

Keseriusan Polri dalam menindak tegas dan mengusut tuntas perkara ini terwujud dari ditolaknya banding PTDH Ferdy Sambo. Atau dengan kata lain, putusan PTDH Ferdy Sambo sebagai anggota Polri telah final dan mengikat.

"Polri sejak awal komitmen untuk mengusut tuntas dan menindak tegas siapapun yang dianggap tidak profesional maupun terlibat dalam kasus itu," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, Jakarta, Kamis, 22 September 2022.

Baca Juga: Mengejutkan! Pemain Persib Bandung ini Disamakan dengan Pemain Manchester United Kelas Dunia

Tak hanya itu, Dedi menyinggung soal hasil survei Charta Politika terkait dengan keinginan publik soal dipecatnya Ferdy Sambo sebagai personel kepolisian.

Dalam survei tersebut, Charta Politika membagi menjadi dua yakni semua responden dan yang mengetahui kasus. Hasilnya, sebesar 52,6 persen semua responden sangat setuju Ferdy Sambo dipecat.

Sedangkan, 58,1 persen yang mengetahui kasus sangat setuju Ferdy Sambo dipecat. Dengan adanya hasil survei tersebut, disimpulkan bahwa mayoritas warga sangat setuju Ferdy Sambo dipecat.

Baca Juga: Perbedaan Bonus Persib vs Persija! Dua Bos Besar Langsung Jawab Begini!


Menurut Dedi, kedepannya baik tim khusus dan inspektorat khusus sampai saat ini terus fokus untuk berkas perkara kasus dugaan pembunuhan berencana, sidang kode etik dan berkas kasus pidana menghalangi penyidikan atau Obstruction of Justice.

Halaman:

Editor: Neri Januari Stiani

Sumber: Humas Polri


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x