7 Tips Menghadapi Tanah Longsor, Antisipasi Pergeseran Tanah Akibat Hujan Deras

- 7 Maret 2023, 17:20 WIB
Longsor yang melanda Kampung Molon, Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Kepri.
Longsor yang melanda Kampung Molon, Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Kepri. /Basarnas/



PRIANGANTIMURNEWS - Tanah longsor merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang sering terjadi di Indonesia ketika intensitas hujan tinggi.

Hujan deras yang terjadi terus menerus, tanpa jeda dan berkala, berpotensi mengakibatkan pergeseran tanah yang menyebabkan tanah longsor.

Pergeseran tanah terjadi akibat berkurangnya gaya penahan tanah berupa kepadatan komposisi tanah akibat adanya gaya pendorong tanah berupa intensitas air yang berlebih.

Baca Juga: Tanah Longsor di Natuna Bawa Petaka Besar, Satu Kampung Tertimbun dan 15 Orang Meninggal

Pada akhirnya longsor pun terjadi, karena air telah membuat retakan tanah sebelumnya menjadi lebih melebar.

Tidak semua kondisi retakan tanah dapat menyebabkan tanah longsor, seperti retakan dataran landai karena kekeringan tidak termasuk.

CIRI-CIRI DAERAH RAWAN

Berikut adalah ciri-ciri dari daerah yang berpotensi alami tanah longsor:

Baca Juga: Sempat Dirahasiakan! STY Beri Kejutan! Line Up Timnas Indonesia Vs Uzbekistan U20

1. Daerah bukit, lereng dan pegunungan dengan kemiringan lebih dari 20 derajat.

2. Kondisi lapisan tanah tebal di atas lereng.

3. Sistem tata air dan tata guna lahan yang sangat buruk.

4. Lereng terbuka atau gundul akibat penebangan pohon secara berlebihan.

5. Adanya retakan pada bagian atas tebing, meski itu bukan tanah melainkan batuan padat.

Baca Juga: Co Sun, Cafe Tasik Estetik yang Mengusung Konsep Co Working Space dekat Kampus Unsil

6. Terdapat mata air atau rembesan air pada tebing yang disertai dengan longsoran kecil.

7. Adanya pembebanan yang berlebihan pada lereng seperti adanya bangunan rumah atau sarana lainnya, yang dapat membuat tebing mengalami pergeseran permukaan saat hujan.

Longsor di Indonesia kerap kali memakan korban jiwa, disebabkan karena kurangnya antisipasi dan kewaspadaan dari letak hunian tempat tinggal mereka.

TIPS ANTISIPASI

Berikut adalah tips antisipasi dalam menghadapi bencana Hidrometeorologi berupa tanah longsor, yang harus disegerakan:

Baca Juga: Malam Ini Nisfu Syaban 2023, Simak Tata Cara dan Bacaan Niat Shalat Tasbih Berikut Ini

1. Segera menjauh dari lokasi tanah longsor menuju tempat yang lebih aman, mencegah diri sendiri dari longsor susulan yang mungkin akan terjadi di lokasi tersebut.

2. Evakuasi penduduk di daerah bahaya yang sama, dengan memberi tahu informasi kejadian longsor di lokasi tersebut. Menghindari jatuhnya korban jiwa dalam bencana tersebut.

3. Apabila terlihat retakan tanah di lokasi rawan longsor (tebing), segera tutup dan padatkan. Cegah air agar tidak mengisi ruang retakan tanah tersebut, yang dapat memicu tanah longsor.

4. Melakukan perbaikan saluran drainase, agar air tidak tersumbat dan meluap. Mencegah luapan, agar tidak masuk ke lokasi yang rawan tanah longsor.

Baca Juga: Konsorsium Qatar Menaikan Tawaran untuk Membeli Manchester United dari Glazers

5. Tutup lokasi bencana dari kerumunan masyarakat untuk sementara waktu sampai kondisi stabil, hal tersebut sebagai antisipasi jika terjadi tanah longsor susulan

6. Jika lokasi rumah adalah rawan bencana longsor, tingkatkan kewaspadaan dini ketika intensitas hujan meningkat baik saat terjadi hujan atau setelah turun hujan.

7. Segera hubungi pihak terkait atau institusi yang bersangkutan, seperti Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) agar segera dapat ditangani.***

Editor: Sri Hastuti

Sumber: Instagram @pvmbg_


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah