Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Kembali Kota Surabaya, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

- 3 April 2024, 21:15 WIB
Pantauan satelit gempa Bawean./ANTARA/HO-BMKG/aa
Pantauan satelit gempa Bawean./ANTARA/HO-BMKG/aa /

PRIANGANTIMURNEWS - Gempa susulan adalah gempa bumi kecil yang terjadi setelah gempa utama. Mereka disebabkan oleh penyesuaian susulan batuan di sekitar patahan yang terlibat dalam gempa utama.

Meskipun kekuatannya lebih kecil dari gempa utama, gempa susulan masih dapat menimbulkan kerusakan tambahan pada struktur yang sudah terpengaruh oleh gempa utama.

Mereka juga dapat meningkatkan ketegangan dan kecemasan di antara penduduk yang terkena dampak gempa, karena sering kali terjadi dalam jangka waktu yang relatif singkat setelah gempa utama. Oleh karena itu, penting untuk tetap waspada dan siap menghadapi gempa susulan setelah gempa utama terjadi.

Baca Juga: Gempa Bumi Mw7,4 Menggoncang Taiwan, Terjadi Tsunami Kecil di Jepang dan Taiwan, Tak Berdampak di Indonesia

Seperti terjadi kembali gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 di perairan Tuban, Jawa Timur, pada kedalaman 10 kilometer pada hari Rabu 3 April 2024 pukul 16:02:16 WIB.

Dampak dari gempa tersebut dirasakan oleh sejumlah masyarakat di Surabaya, Jawa Timur, termasuk Fauzan, seorang penduduk Kedung Tarukan, Kota Surabaya.

"Fauzan merasakan getaran yang cukup kuat dan dia merasa terkejut karena gempa itu. Dia merasa takut akan kemungkinan terjadinya hal-hal buruk," ujarnya.

Baca Juga: Gempa Susulan Kembali Guncang Kota Surabaya, Magnitudo 6,5 Membuat Panik Karyawan dan Pelajar

BMKG dalam laporannya menyebutkan bahwa gempa ini, yang merupakan kejadian berulang, tidak memicu terjadinya bencana tsunami. Masyarakat diminta untuk tetap waspada.

Halaman:

Editor: Sri Hastuti

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Pemilu di Daerah

x