Bawaslu Bentuk Tim Khusus Protokol Kesehatan

- 29 Oktober 2020, 12:34 WIB
Pjs Bupati Pangandaran Dani Ramdhan menandatangani deklarasi tentang kepatuhan protokol kesehatan yang dilaksanakan Bawaslu Kab Pangandaran di hotel Krisna Beach pantai Pangandaran, Rabu, 28 Oktober 2020.
Pjs Bupati Pangandaran Dani Ramdhan menandatangani deklarasi tentang kepatuhan protokol kesehatan yang dilaksanakan Bawaslu Kab Pangandaran di hotel Krisna Beach pantai Pangandaran, Rabu, 28 Oktober 2020. /PRIANGANTIMURNEWS/AGUS./

PRIANGANTIMURNEWS-
Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Pangandaran membentuk tim khusus Protokol Kesehatan pada penyelenggara pilkada 2020.

Pembentukan tim khusus yang dibukan oleh Pjs Bupati Pangandaran Dani Ramdhan digelar di hotel Krisna Beach pantai Pangandaran pada Rabu, 28 Oktober 2020 kemarin.

Pjs Bupati Pangandaran Dani Ramdhan mengatakan, ini pelaksanaan rakor bersama Bawaslu dengan stakeholder sekaligus pembentukan Pokja pengawasan protokol kesehatan serta deklarasi termasuk ketaatan seluruh dalam penyelenggaraan pilkada 2020 di Kab Pangandaran.

Baca Juga: Bawaslu Jabar Mencatat Ada 110 Pelanggaran Sepanjang Tahapan Pilkada 2020

"Kenapa ini penting, karena yang mewarnai dalam pilkada tahun ini adalah Pandemi Covid-19, sehingga ini," ujar Dani.

Dan dirinya mengatakan, ini menjadikan pertaruhan bagi semuanya, pemerintah, Bawaslu, KPU dan partai politik, paslon agar penyelenggaraan pilkada ini bisa berjalan dengan sehat meskipun dalam keadaan pandemi Covid-19.

"Karena sekarang Bawaslu bukan hanya mengawasi aspek hukum dan peraturan, tetapi juga mengawasi kaitan dengan protokol kesehatan, yang rata-rata saya mendapatkan laporan dari Bawaslu yaitu mayoritas tentang pelanggaran protokol kesehatan. Makanya Bawaku berhak membubarkan pelaksanaan kampanye paslon apabila melanggar protokol kesehatan," ujarnya.

Maka kata Dani, Bawaslu perlu membentuk pokja atau tim pengawas protokol kesehatan yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Satpol PP dan TNI-Polri.

"Karena KPU juga bisa di komplan kalo melanggar protokol kesehatan disaat melaksanakan tahapan pilkada," tegasnya.

Danramil 1320 Pangandaran Mayor Inf.Ikeu Masrika mengatakan, jajaran TNI - Polri siap untuk mengamankan pelaksanaan pilkada ini sehingga bisa berjalan dengan lancar dan sukses.

"Kita menyadari saat ini kita berada di era musim pandemi covid-19 dan kita semua ingin di masa kampanye ini tidak terjadi klaster baru, karena Pangandaran merupakan daerah pariwisata yang tentunya banyak masyarakat luar yang keluar masuk ke Pangandaran," ungkap Ikeu.

"Kami para danramil dan para kapolsek serta camat selalu mengadakan pengetatan untuk mencegah terjadinya penyebaran covid-19," ujarnya.

Selama ini bersama muspika setiap hari selalu mengadakan kegiatan razia masker dengan maksud untuk memberikan kesadaran bagi masyarakat betapa pentingnya protokol kesehatan untuk diterapkan.

Begitu juga dengan Kapolsek Pangandaran Kompol Suyadi, dirinya mengatakan, bahwa pilkada tahun 2020 ini sangat berbeda dimana pelaksanaannya dalam keadaan pada masa pandemi covid 19, dan saat ini Bawaslu mengadakan deklarasi kepatuhan protokol kesehatan Cegah covid 19 ini merupakan hal yang luar biasa.

"Pada pelaksanan kepatuhan protokol kesehatan ini, jangan sampai hanya diatas saja akan tetapi tentu harus sampai ke tingkat paling bawah," kata Suyadi.

Sebelumnya pemerintah daerah membentuk gugus tugas dan sekarang diubah namanya menjadi satgas,satgas ini memiliki tugas dari atas hingga ke tingkat Desa.

Pada intinya kepatuhan protokol kesehatan ini bukan terletak pada penindakannya akan tetapi yang sangat diperlukan yaitu adanya kesadaran dari masyarakat ataupun dari semua pihak.

Kaitannya dengan deklarasi kepatuhan terhadap protokol kesehatan ini, diharapkan bukan hanya ditempat ini saja, bahkan sampai ke RT, RW hingga ke level keluarga.

"Kami membutuhkan kerjasama dari semua pihak sebelum pelaksanaan pilkada, semua kegiatan yang bentuknya kerumunan untuk dikurangi dan dihindari," pungkasnya.***

Editor: Agus Kusnanto


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x