Biografi Lengkap Tujuh Jenderal TNI yang Menjadi Korban Saat Peristiwa G30S PKI

- 23 September 2022, 13:06 WIB
Tujuh Jenderal korban G30S PKI
Tujuh Jenderal korban G30S PKI /YouTube/Calon Magister/

Yang kedua, Letjen TNI Anumerta S Parman.

Lahir di Wonosobo, Jawa Tengah 4 Agustus 1918 meninggal di Lubang Buaya, Jakarta 1 oktober 1965 pada umur 47 tahun.

Ia adalah salah satu pahlawan revolusi Indonesia dan tokoh militer Indonesia, ia meninggal dibunuh pada peristiwa Gerakan 30S PKI dan mendapatkan gelar Letnan Jenderal Anumerta.

Ia dimakamkan di TMP Kalibata Jakarta, semasa hidupnya ia pernah mengenyam pendidikan di Amerika Serikat pada tahun 1951.

S Parman pernah menjadi Kepala Staf Markas Besar Polisi Tentara di Yogyakarta pada tahun 1945, Kepala Staf Gubernur Militer Jakarta Raya pada tahun 1949, Kepala Staf G 1950, hingga Atase Militer RI London pada tahun 1959.

Baca Juga: Persib Kedatangan 2 Tamu Besar Bahkan Sampai Dapatkan Keuntungan!? Benarkah? Cek Faktanya

Yang ketiga, Letnan Jenderal TNI Anumerta R Suprapto lahir di Purwokerto, Jawa Tengah 20 Juni 1920, meninggal di Lubang Buaya Jakarta, 1 Oktober 1965 pada umur 45 tahun.

Ia adalah seorang pahlawan nasional Indonesia, ia merupakan salah satu korban dalam G30S PKI dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, Kalibata Jakarta.

Pada masa pemerintahan Jepang di Indonesia, ia sempat ditawan dan dimasukkan ke dalam penjara, namun berhasil kabur, terakhir ia menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat untuk wilayah Sumatera.

Yang keempat,  Mayor Jenderal TNI Anumerta Daniel Ishac Panjaitan, lahir di Balik Sumatera Utara 9 Juni 1955, meninggal di Lubang Buaya Jakarta 1 Oktober 1965 pada umur 40 tahun.

Halaman:

Editor: Galih R

Sumber: YouTube Calon Magister


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah