Gadis Remaja Diduga 'Digilir' 10 anak di Bawah Umur, Korban Sempat Dicekoki Miras Terlebih Dahulu

- 3 Februari 2022, 22:05 WIB
Ilustrasi seoran gadis di bawah umur diduga jadi korban rudapaksa  yang dilakukan 10 remaja di bawah umur
Ilustrasi seoran gadis di bawah umur diduga jadi korban rudapaksa yang dilakukan 10 remaja di bawah umur /Pixabay/

PRIANGANTIMURNEWS - Aksi rudapaksa yang diduga dilakukan 11 remaja terjadi di Kecamatan Ligung Majalengka. Korbannya seorang remaja putir usia 14 tahun.

Tindakan rudapaksa itu dilakukan di areal pesawahan di Kecamatan Ligung Kabupaten Majalengka. Para terduga pelaku rudapkasa itu kini ditahan di ruang tahanan Polres Majalengka untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dari 11 remaja terduga pelaku rudapaksa tersebut, 10 di antaranya umurnya antara 12 tahun hingga 15 tahun.

Baca Juga: Truk Pengangkut Galon Air Tabrak Rumah dan Angkot, Satu orang Meninggal Dunia

Dikutip priangantimurnews.com dari Pikiran Rakyat, Kapolres Majalengka Ajun Komisaris Besar Polisi Edwin Afandi, kasus terungkap setelah korban menceritakan kasus yang menimpanya kepada orang tuanya. Sedangkan kasusnya itu sendiri terjadi pada 16 Oktober 2021 lalu.

Kejadian bermula, ketika itu saat siang hari korban dijemput oleh salah seorang remaja berusia 18 taun menggunakan sepeda motor untuk diajak jalan-jalan.

Korban dibawa ke tanggul irigasi dengan suasana areal pesawahan di wilayah Desa Kertasari, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka.

Baca Juga: Waspada, 15 Kabupaten/Kota di Jawa Barat Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Jumat 4 Februari 2022

Tiba di suatu tempat, tersangka menghentikan laju sepeda motornya kemudian menghubungi sejumlah temannya yang masih dibawah umur tersebut.

Begitu berkumpul mereka langsung mencekoki gadis remaja tersebut dengan minuman jenis ciu hingga korban mabuk berat.

Saat itulah korban diperkosa secara bergiliran oleh para remaja yang masih di bawah umur tersebut, hingga korban tidak berdaya.

Baca Juga: Nenek Imoh Diculik 4 Pria tak Dikenal, Perhiasan 160 gram Dipreteli Pelaku

Dikatakan Kapolres ke 11 anak remaja yang kini sudah diamankan dan diperiksa dijerat dengan pasal yang berbeda.

"RK (15), RMF (13) dan AJF (15), dijerat dengan pasal 82 UU Nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak.

AS (18) yang menjemput korban, SAW (15), MR, MY, KE, NRP, serta M yang kesemuanya berusaia 15 tahun dijerat dengan pasal 81 UU RI No 17 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Baca Juga: Gara-gara Terbakar Api Cemburu, Seorang Suami Siram Air Panas ke Wajah Istrinya

Serta satu pelaku AA yang berusia 12 tahun dikembalikan kepada orang tuanya atau mengikutsertakannya dalam program pendidikan pembinaan dan bimbingan di instansi pemerintah selama 6 bulan.

“Karena menurut UU pelaku berusia 12 tahun ke bawah dikembalikan kepada orang tuanya,” ungkap Kapolres.***(Tati Purnawati/Pikiran Rakyat)

Editor: Muh Romli

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x