Mau Jantung Tetap Sehat, Sempatkan Olahraga 75-150 Menit Per Minggu

- 25 Februari 2021, 07:44 WIB
ILUSTRASI lansia sedang berolahraga yoga.*
ILUSTRASI lansia sedang berolahraga yoga.* /pixabay

 

PRIANGANTIMURNEWS - Memiliki jantung yang sehat merupakan dambaan setiap orang. Salah satunya caranya menjaga kesehatan jantung dengan rutin melakukan olahrga.
 
Dengan menyisihkan waktu 75-150 per minggu untuk berolahraga bisa mengurangi resiko penyakit jantung.
 
Setidaknya diperlukan waktu sekitar dua jam untuk berolahraga dengan intensitas sedang atau 75 menit berolahraga dengan intensitas berat dalam seminggu untuk menjaga kesehatan jantung. 
 
Dikutip priangantimurnews.com dari Pikiran Rakyat, Vice President Worldwide Sports Performance and Fitness Herbalife Nutrition, Samantha Clayton mengatakan hal tersebut dengan merujuk kepada Laporan U.S. Surgeon General’s Report on Physical Activity and Health. Menurutnya, kemungkinan terkena penyakit jantung bagi seseorang yang minim berolahraga bisa meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan seseorang yang rutin berolahraga. 
 
“Fakta tersebut menunjukkan betapa pentingnya olahraga untuk mencegah penyakit kardiovaskular,” kata dia dalam siaran pers yang diterima  Pikiran Rakyat  Kamis 25 Februari 2021. 
 
Ia mengatakan, The American Heart Association merekomendasikan agar orang dewasa setidaknya melakukan aktivitas olahraga intensitas sedang selama 150 menit per minggu atau aktivitas olahraga yang berat selama 75 menit per minggu, atau kombinasi keduanya. Hal itu untuk memberikan manfaat kepada kesehatan jantung.
 
 
Samantha Clayton memberikan 5 poin penting melakukan kegiatan fisik teratur untuk menjaga kesehatan jantung: 
 
1. Olahraga menurunkan tekanan darah.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), olahraga adalah jenis aktivitas fisik terbaik untuk mengatasi tekanan darah tinggi. Ini melibatkan gerakan berulang sesuai ritme dan menggunakan kelompok otot besar, seperti yang ada di kaki, bahu, dan lengan Anda. Anda dapat mecoba berenang, jalan, lari, atau senam.
 
2. Latihan meningkatkan oksigenasi.
Olahraga dapat memperkuat otot, sehingga meningkatkan kemampuannya untuk menarik oksigen dari darah untuk bersirkulasi. Dengan cara ini, jantung bekerja lebih efisien untuk memompa darah ke otot.
 
 
3. Olahraga menjaga berat badan yang sehat.
Dengan olahraga dapat membakar kalori. Latihan aerobik menciptakan defisit energi, sedangkan latihan ketahanan meningkatkan massa otot dan mengurangi lemak. Ini, dikombinasikan dengan diet seimbang, akan membantu Anda menjaga berat badan yang sehat dan kadar kolesterol yang optimal.
 
4. Olahraga mengurangi stres.
Terus-menerus tegang karena stres dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Berolahraga meningkatkan suasana hati dan kepercayaan diri, sehingga dapat membantu mengelola stres.
 
 
5. Olahraga meningkatkan kolesterol HDL.
 
High-density lipoprotein (HDL), juga dikenal sebagai kolesterol yang baik, membantu membersihkan peredaran darah dari kolesterol berlebih. Kolesterol berlebih itu akan dibawa ke hati untuk meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga mengurangi risiko aterosklerosis dan penyakit kardiovaskular.
 
Samantha menambahkan, sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh para peneliti Jepang menemukan bahwa berolahraga setidaknya tiga hingga empat kali selama seminggu sekitar 20 menit bisa meningkatkan kadar HDL.
 
Menurutnya, dengan mengatur pola hidup sehat seperti berolahraga secara teratur dan mengkonsumsi makanan yang sehat akan memberikan dampak yang cepat untuk tubuh Anda.
 
 
“Dan faktanya, apabila kita fokus dan rutin melakukan program olahraga kardio selama beberapa minggu, kita akan lebih mudah melakukan aktivitas fisik dan tidak mudah lelah dalam menjalani kegiatan sehari-hari,” ujarnya. 
 
 
 
Ia mengatakan, semua manfaat tersebut dapat diperoleh dengan meluangkan waktu setidaknya sekitar 150 menit seminggu untuk olahraga intensitas sedang. Contohnya seperti melakukan berjalan cepat atau olahraga ringan selama 30 menit per hari. Kegiatan penguatan otot yang melibatkan kelompok otot utama juga direkomendasikan setidaknya dua kali seminggu.
 
Menurutnya, selama pandemi ini akan banyak waktu untuk melakukan olahraga. Dengan demikian, terdapat juga waktu untuk melakukan hobi yang bermanfaat bagi jantung dan kesehatan. 
 
“Bisa dengan berjalan, berlari, bersepeda, menari, berenang, atau aktivitas apa saja yang dapat memperkuat gerak detak jantung Anda. Semua itu dapat berdampak positif pada kesehatan, kesejahteraan, dan kebahagiaan Anda sekarang dan di masa mendatang,” ujar Samantha.***
(Muhammad Ashari)/Pikiran Rakyat)
 
 
 
 

Editor: Muh Romli

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x